Hola, readers! Welcome to this blog. Hope you get some info about sanitation and be the part of changing. Let's make Indonesia's sanitation better!

Rabu, 16 September 2015

Desa Sukunan, Desa yang Peduli Lingkungan

20.01 Posted by Unknown No comments
Hola readers! Ada yang pernah ke Yogya, kan? Pernah dengar nama Desa Sukunan? Desa ini terletak di Provinsi DIY. Tahun lalu, aku berkesempatan mengunjungi langsung desa ini dalam acara Penyegaran Duta Sanitasi Tahun 2008-2013. Tapi sepertinya memori di otakku udah agak adem.. Jadi info di posting kali ini ditambah-tambah dari sumber lain ya. Ni sumbernya: https://gudeg.net/id/directory/15/1815/Desa-Wisata-Lingkungan-Sukunan.html#.VfrrtZe7200. Oke, lanjut!

Desa Sukunan telah merintis untuk menjadi sebuah desa wisata berbasis lingkungan atau disebut ecotourism sejak tahun 2003. Tingginya kesadaran masyarakat Desa Sukunan akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta usaha mereka untuk mengubah nilai sampah yang menganggu lingkunagn akhirnya tidak sia-sia. Pasalnya pada 19 Januari 2009 Desa Sukunan resmi menjadi kampung wisata Lingkungan.

Sukunan pantas menjadi sebuah kampung wisata berbasis lingkungan karena masyarakat Sukunan telah menjalankan proses pengolahan sampah secara mandiri baik di tingkat rumah tangga hingga di tingkat kelompok. Kegiatan ini pun menghasilkan berbagai produk olahan sampah yang memiliki nilai lebih seperti aneka produk kerajinan dari sampah plastik, kerajinan dari kain perca serta pupuk kompos dari sampah organik.

Para peserta penyegaran diajak berkeliling di desa ini. Berikut adalah dokumentasi saat kunjungan ke Desa Sukunan:

Membuat arang


Memproduksi keranjang takakura, keranjang untuk membuat pupuk kompos

Tempat pemilahan sampah: daun kering, plastik, sampah dapur, dan lainnya

Ibu ini sedang mengajarkan cara menghias kaleng dengan kertas koran. Dari benda ini, kita dapat memproduksi vas, tempat pensil, pajangan, dan lainnya.
Membuat biogas dari kotoran sapi
Usai dari keliling kota, eh, desa.. Para peserta yang dibagi menjadi beberapa kelompok lalu diberi kesempatan untuk memberi nama kelompoknya dengan nama suku yang ada di Indonesia. Kelompokku memilih suku Minangkabau. Setelah itu, tiap kelompok diberi waktu 10 menit untuk menuliskan apa yang sudah mereka dapat selama kunjungan. Kemudian, hasil yang tertulis dipresentasikan di depan warga Desa Sukunan.

Kelompok Minang-Kabau dan karyanya :D

Apa yang didokumentasikan itu hanya sebagian kecil dari keseluruhan Desa Sukunan. Buat kamu yang suka belanja, di desa ini ada beberapa tempat belanja yang menyediakan tas, baju, sandal, pajangan, dompet, gantungan kunci yang tentunya dari bahan daur ulang. Buat kamu yang suka motret, pemandangan di desa ini bagus, ditambah lagi banyak objek baru yang kamu lihat. Jadi, selain menyenangkan, kunjungan ke Desa Sukunan juga memberikan banyak ilmu terutama di bidang sanitasi. So, kalau ke Yogya sempatkan mampir ke desa ini ya :D 

0 komentar:

Posting Komentar